Gerhard Hüdepohl yang mengurusi citra rekaman foto ruang angkasa di European Southern Observatory (ESO) merekam pancaran sinar hijau dari Bulan. Sinar apakah itu?

Sinar hijau sebetulnya bukan hal yang aneh. Di Cerro Paranal, gunung setinggi 2.600 meter di gurun pasir Atacama, Chili, sinar hijau sering kali tampak pada Matahari yang hendak terbenam. Foto Gerhard mengejutkan karena fenomena yang biasanya didapati pada Matahari ini jarang terjadi pada Bulan.
Sinar hijau itu terjadi karena pembiasan cahaya oleh atmosfer. Atmosfer Bumi membelokkan cahaya. Pembelokan semakin besar pada kondisi atmosfer yang tidak terlalu padat lapisan-lapisannya.
Cahaya dengan panjang gelombang yang pendek dibelokan lebih banyak daripada cahaya yang gelombangnya lebih panjang.
Pada posisi Gerhard saat mengambil foto, cahaya hijau dari Matahari atau Bulan yang posisinya sedikit lebih tinggi daripada cahaya jingga dan merah. Pada kondisi yang tepat, pancaran sinar hijau dapat terlihat di pucuk Matahari atau Bulan saat berada di dekat horizon.
Berita Terkait
Fenomena
- 7 Jenis Pelangi Yang Ada di Angkasa
- Misteri Pohon Uang Harapan
- Misteri Ka'bah menggegerkan NASA
- Keindahan Air Terjun Yang Membeku
- Foto Awan Aneh Yang Paling Menakjubkan di Dunia
- Moon Bow (Pelangi di malam hari)
- Laut Berwarna Pink di Senegal
- 10 Fenomena Alam Paling Mengagumkan Di Dunia
- "Bola Api Naga" di Sungai Mekong
- Fenomena Sepeda Fixie
- Kolam Air Alam Bertingkat di Turki
- Fenomena Bukit Bermagnet di Daerah Madinah
- Tempat Di Bumi yang Tidak Terpengaruh Gaya Gravitasi
- Empat Lubang Misterius Muncul di Maros
- Penjelasan Soal Fenomena Bukit Magnet
- Cahaya Ajaib dari Utara Bumi
- Aneh, Air Sungai Ini Berubah Hijau Terang
- Laut Mati Kini Mulai Terancam Tidak "Mati" Lagi
- Fakta Tentang Kubah Masjid Terbang
- Fenomena Pasir diatas Laut
- Cuaca Aneh Di Dunia
- Tahun baru ribuan burung hitam berjatuhan dari langit...
- Badai Petir Abadi di Venezuela
- 10 Keajaiban Alam yang Luar Biasa
0 komentar:
Posting Komentar